Minggu, 20 Juli 2008

Keutamaan bulan Rajab

Rasulullah saw bersabda : “Rajab adalah bulannya Allah, Sya’ban bulanku, dan Ramadlan bulannya umatku. Ketahuilah, barang siapa yang berpuasa satu hari di bulan rajab ia pasti beroleh keridhaan Allah, dijauhkan dari murka Allah, dan ditutup darinya salah satu pintu neraka. Dari Imam Musa bin Ja’far berkata, “Barang siapa yang berpuasa satu hari dari bulan Rajab Neraka menjauh darinya sejauh satu tahun perjalanan. Dan barang siapa yang berpuasa tiga hari wajib baginya beroleh surga. Rajab adalah salah satu sungai di surga yang airnya lebih putih dari susu dan lebih manis dari manisnya madu, dan barang siapa yang berpuasa satu hari dari bulan rajab kepadanya Allah berikan minuman dari sungai tersebut. Dari Imam Shadiq berkata, “Rajab adalah bulan istighfar bagi umatku, maka perbanyaklah beristighfar di dalamnya dengan membaca, “Astaghfirullah” bertaubatlah kepada-Nya.

Imam Shadiq pernah bertanya kepada muridnya, Salim: “Wahai Salim, apakah engkau berpuasa, walau satu hari saja, dalam bulan ini? Salim menjawab, “Tidak, wahai putra Rasulullah saaw.” Imam menjawab, “Sungguh telah engkau lewatkan pahala yang besarnya hanya Allah saja yang mengetahuinya. Sesungguhnya Allah telah memuliakan bulan ini dan mengagungkan kemuliaannya, dan mewajibkan kemuliaan-Nya bagi orang-orang yang berpuasa "Salim bertanya, “Wahai putra Rasulullah, apabila aku berpuasa pada yang tersisa dari bulan ini , apakah juga akan beroleh pahala orang-orang yang berpuasa?

Imam Ja’far menjawab, “Wahai Salim, siapa yang berpuasa satu hari di akhir bulan ini baginya rasa aman dari dahsyatnya sakaratul maut dan dari pedihnya siksa kubur. Dan barang siapa yang berpuasa dua hari terakhir dari bulan ini, baginya kemudahan menyeberangi jembatan shirath. Dan barang siapa yang berpusa dalam tiga hari terakhir dari bulan ini, baginya kebebasan dari Neraka.

Bagi yang tidak mampu berpuasa pada bulan ini dapat menggantinya dengan membaca tasbih dibawah ini setiap hari sebanyak seratus kali:

سُبْحَانَ الإِلٰهِ الْجَلِيْلِ ! سُبْحَانَ مَنْ لاَ يَنْبَغِي التَسْبِيْحُ إِلاَّ لَهُ ! سُبْحَانَ الأَعَزِّ الأَكْرَمِ ! سُبْحَانَ مَنْ لَبِسَ العِزَّ وَهُوَ لَهُ أَهْلٌ .

Maha Suci Tuhan yang Agung! Maha Suci Yang hanya milik-Nya segala pujian! Maha Suci Dia Yang Paling Mulia! Maha Suci Dia yang memakai baju kemuliaan yang pantas untuk-Nya.

Tidak ada komentar: